FAQ

Pertanyaan-pertanyaan Umum

Nutella® menjawab semua pertanyaan Anda.

GULA NUTELLA®

icon

Jenis gula apa saja yang digunakan pada produk Nutella®?

Gula yang kami peroleh di seluruh dunia dapat dikelompokkan dalam dua kategori: 75% gula bit dan 25% gula tebu halus. 

MINYAK SAWIT NUTELLA®

icon

Apakah minyak sawit yang digunakan untuk pembuatan Nutella® berdampak pada lingkungan?

Ferrero telah terdaftar sebagai anggota RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) sejak tahun 2005. Asosiasi ini menetapkan aturan-aturan dasar pembuatan dan penggunaan minyak sawit yang berkelanjutan secara sosial maupun lingkungan. Sejak bulan Desember 2013, Nutella telah berhasil menghasilkan minyak sawit yang 100% terpisah dan bersertifikat RSPO. Namun, tanggung jawab Ferrero tidak berhenti pada sertifikasi: komitmennya berlanjut melalui Carta Minyak Sawit yang diluncurkan pada tahun 2013 untuk menjawab masalah-masalah utama penggundulan hutan dan menciptakan keseimbangan antara pelestarikan lingkungan, kebutuhan masyarakat dan keuntungan serta nilai ekonomis. Lebih jauh lagi, Ferrero secara aktif mendukung POIG, sebuah inisiatif bersama dengan tujuan mentransformasi industri minyak sawit dan memutuskan hubungan antara minyak sawit, penggundulan hutan dan limbah gamut, dan pelanggaran hak asasi manusia serta hak buruh.

icon

Apakah Nutella® aman untuk konsumen?

Ya, Nutella aman untuk dikonsumsi. Kesehatan dan kesejahteraan konsumen adalah prioritas utama bagi Ferrero. 

icon

Mengapa Nutella® menggunakan minyak sawit dalam resepnya?

Minyak sawit adalah pilihan terbaik untuk menjamin konsistensi dan struktur yang benar tanpa harus merusak cita rasa bahan lain. Lebih penting lagi, minyak sawit tidak perlu melalui proses hidrogenasi, yang menghasilkan "lemak trans", yang telah diakui oleh organisasi kesehatan serta dunia ilmuwan sebagai zat yang buruk bagi kesehatan. Minyak lain biasanya harus melalui hidrogenasi untuk menghasilkan konsistensi yang diperlukan oleh produk. 

icon

Bagaimana pendapat Badan Pengawas Makanan Eropa atau EFSA (European Food Safety Authority) mengenai minyak sawit?

Menurut rekomendasi terbaru dari Badan Pengawas Makanan Eropa atau EFSA (European Food Safety Authority), beberapa zat kontaminan termal (2MCPD, 3MCPD, GE) ditemukan dalam jumlah besar pada banyak makanan dan juga minyak nabati oleh karena suhu yang tinggi saat makanan diproses. Zat-zat makanan ini terbentuk saat minyak mencapai suhu lebih dari 200°C. EFSA juga mengakui bahwa industri makanan saat ini telah mulai mengoptimalkan proses dengan menggunakan suhu yang lebih rendah untuk hasil yang lebih baik, walau sebenarnya EFSA berharap hasil yang dicapai masih bisa ditingkatkan. Minyak dan lemak dapat menekan zat kontaminan cukup besar daripada minyak lain yang ada di pasar. Dengan demikian, produk yang dihasilkan memiliki zat kontaminan dalam jumlah sedikit dan sesuai dengan persyaratan EFSA. 

icon

Apakah EFSA pernah menyebutkan Nutella® sebagai makanan yang direkomendasikan?

EFSA tidak pernah menyebutkan Nutella®, ataupun menyarankan untuk berhenti menggunakan minyak sawit sebagai bahan makanan. 

icon

Apakah minyak sawit memiliki dampak buruk daripada kesehatan?

Minyak sawit tidak memiliki dampak buruk pada kesehatan. Ferrero selalu memperhatikan kualitas produknya dan bahan mentah yang digunakan. Minyak sawit digunakan semata-mata oleh karena sifat alaminya; strukturnya sangat tepat untuk produk kue dan selai roti. Dengan demikian, lemak hidrogenasi yang ada pada minyak sawit tidak dibutuhkan. Minyak sawit telah digunakan oleh manusia sebagai bahan makanan selama ribuan tahun. Banyak penelitian membuktikan bahwa sifat netral minyak sawit sangat baik untuk metabolisme dengan porsi makanan yang tepat.

icon

Apakah minyak nabati Nutella® dihidrogenasi?

Tidak. Minyak nabati yang digunakan pada produk Nutella® adalah minyak sawit, yang terbuat dari sari buah sawit dan memberikan tekstur krim konsisten pada selai Nutela®. Inilah mengapa produk Nutella® tidak perlu melalui proses hidrogenasi yang akan menghasilkan lemak trans, yang dinyatakan tidak sehat oleh organisasi kesehatan maupun ilmuwan. 

icon

Apa yang dimaksud dengan Piagam Minyak Sawit Ferrero?

Piagam Minyak Sawit Ferrero merupakan bentuk komitmen kami atas minyak sawit berkelanjutan. Piagam ini terdiri dari serangkaian panduan yang bertujuan menekan jumlah penggundulan hutan, serta menciptakan keseimbangan antara masalah lingkungan dan sosial di satu sisi, dan keuntungan bisnis di sisi lain. Adapun 10 tujuan Piagam Minyak Sawit Ferrero dapat dirangkum sebagai berikut:
 1. Menciptakan rantai pasokan yang transparan
 2. Mengurangi Penebangan Hutan Karbon
 3. Mengurangi pembabatan lahan
 4. Tidak menanam lahan gambut
 5. Melindungi spesis langka
 6. Mengawasi emisi gas rumah kaca
 7. Menjunjung tinggi hak asasi manusia, termasuk FPIC – Free Prior Informed Consent (Persetujuan Bebas yang Dijelaskan Sebelumnya)
 8. Memberikan para pekerja semua hak yang sah
 9. Tidak menggunakan Paraquat (herbisida)
 10. Melawan korupsi
Semua hal di atas dibahas secara bersama dengan  TFT 

KACANG HAZEL NUTELLA®

icon

Dari mana Nutella memperoleh kacang hazel?

Kacang hazel kami pada umumnya berasal dari Turki dan Italia. Ferrero adalah salah satu pengguna kacang hazel terbesar di dunia. Oleh karena itu, kami bermaksud menerapkan transparansi 100% pada rantai pasokan kacang hazel sebelum tahun 2020.

COKELAT NUTELLA®

icon

Dari mana asal kakao yang digunakan oleh Nutella® ?

Cokelat yang digunakan oleh Nutella® berasal dari Pantai Gading dan Ghana. Ferrero memproses biji kakao mentah langsung pada pabriknya. 

icon

Bagaimana cokelat yang digunakan dalam pembuatan Nutella® berdampak pada lingkungan?

Ferrero telah menandatangani "Frameworks for Action" untuk mengakhiri penggundulan hutan dan mengembalikan hutan seperti semula pada negara-negara penghasil kakao seperti Pantai Gading dan Ghana. Sebagai bagian dari Kerangka Kerja tersebut di Pantai Gading dan Ghana, industri cokelat dan kakao akan menerapkan sistem pengawasan transparansi mulai dari lahan pertanian hingga titik pembelian kakao pertama. Dunia industri juga akan bekerja sama dengan pemerintah Pantai Gading dan Ghana untuk menerapkan kerangka kerja transparansi bagi semua pelaku bisnis dalam rantai pasokan. Pada saat yang sama, Ferrero juga memiliki dedikasi penuh dalam usahanya memetakan 100% rantai pasokan pada tingkat pertanian terkendali, serta kemitraan untuk meningkatkan kehidupan para petani dan komunitasnya dengan organisasi seperti Save the Children dan Fairtrade & Cooperative Union ECOOKIM.

icon

Penggunaan anak sebagai buruh sangat umum di berbagai perkebunan di Afrika Barat. Bagaimana pendapat Nutella akan hal ini?

Sesuai dengan Panduan Bisnis, Ferrero memperkuat komitmennya untuk memberantas perbudakan anak, khususnya dalam bentuk penghinaan, serta segala jenis perbudakan, baik buruh kasar. Panduan Bisnis Ferrero dibuat berdasarkan Konvensi ILO 138 mengenai umur minimum karyawan, serta Konvensi ILO 182 mengenai bentuk perbudakan anak. Ferrero mewajibkan para pemasok untuk mematuhi prinsip-prinsip Panduan bisnis di atas. Panduan Bisnis Ferrero tertera pada situs ini. Informasi lebih lanjut mengenai pandangan Ferrero akan perbudakan anak pada rantai pasokan kakao dapat ditemukan di sini

SUSU NUTELLA®

icon

Mengapa bubuk susu digunakan pada Nutella® ?

Penggunaan bubuk susu untuk cokelat dan produk kue adalah sesuai dengan teknologi makanan terbaru. Kualitas bubuk susu skim sangat tergantung pada kualitas susu segar yang menjadi bahan susu skim tersebut. Susu ini kami pilih sesuai dengan kriteria yang dalam banyak hal bahkan lebih ketat daripada persyaratan yang ditetapkan oleh hukum.